Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Sekretariat Daerah menggelar rapat sosialisasi dan pembahasan lanjutan terkait perubahan nama Jalan Gunung Batur di wilayah Kelurahan Paket Agung, Kecamatan Buleleng.
Rapat yang dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Buleleng ini dihadiri oleh perangkat daerah terkait, aparat kelurahan, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga yang terdiri dari RT, kelian banjar, dan unsur masyarakat lainnya.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada masyarakat terkait kebijakan perubahan nama jalan yang telah melalui tahapan sosialisasi sejak November 2025 dan pembahasan lanjutan pada Desember 2025.
Dalam arahannya, pemerintah menegaskan bahwa perubahan nama Jalan Gunung Batur bertujuan untuk penataan kawasan heritage, penghormatan terhadap tokoh perjuangan, serta pemberian apresiasi kepada pahlawan daerah, termasuk tokoh perempuan Buleleng. Kebijakan ini juga ditegaskan bukan untuk mempersulit masyarakat, melainkan sebagai bagian dari pembangunan identitas daerah.
Pemerintah daerah melalui kecamatan dan kelurahan juga memastikan bahwa seluruh proses penyesuaian administrasi kependudukan akan difasilitasi secara gratis dan dilakukan secara bertahap agar tidak membebani masyarakat. Selain itu, dijelaskan bahwa perubahan nama jalan tidak berdampak pada legalitas sertifikat maupun akta tanah.
Dalam rapat tersebut, masyarakat pada prinsipnya memberikan dukungan terhadap kebijakan pemerintah, meskipun masih terdapat beberapa kekhawatiran, khususnya terkait biaya administrasi, kejelasan historis penamaan tokoh, serta harapan agar perubahan nama jalan diiringi dengan peningkatan kualitas infrastruktur.
Menanggapi hal tersebut, pemerintah menegaskan akan terus melakukan pendekatan persuasif dan sosialisasi lanjutan guna menghindari kesalahpahaman di masyarakat. Selain itu, masyarakat yang masih memiliki keberatan akan difasilitasi untuk melakukan audiensi dengan Bupati Buleleng.
Sebagai tindak lanjut, pemerintah daerah bersama instansi terkait akan terus mengoptimalkan pelayanan administrasi, mempersiapkan pemasangan papan nama jalan, serta menyesuaikan agenda peresmian dengan rencana peluncuran Titik Nol Kota Singaraja.